Cerita Inspirasi

Dimana ada Kemauan Disitu ada Jalan

Dalam hidup adakalanya seorang terbentur dengan suatu masalah. Benturan-benturan itu kadang menghalangi seseorang untuk terus maju dan berjuang. Jangan menyerah, dua kata itu yang sering di lantunkan D’masiv dan orang-orang di sekitar kita. Tapi , dalam beberapa kasus terdapat pula orang yang sudah jenuh mendengar kata-kata itu. Adakalanya seseorang harus melihat bila dia mau berusaha tidak ada hal yang tidak mungkin di lakukan . contohnya teman saya yang ingin belajar main futsal, awalnya dia tidak bisa bermain futsal , kakinya sangat kaku untuk menggiring dan menendang bola. Namun dia memiliki kemauan yang sangat besar dan akhirnya sekarang ia mengikuti suatu klub futsal di daerahnya dan menjadi salah satu pemain inti karena kegigihannya dalam berlatih. Lain lagi pernah saya melihat kegigihan seekor siput untuk menyeberang ke tempat lain, dia memanjangkan badannya berkali kali dia mencoba memanjangkan badannya walaupun kemungkinan berhasilnya sangat kecil namun pada akhirnya dia berhasil juga menyeberangi halangan itu. Saya pun pernah mengalaminya , waktu itu saya sangat tidak menyukai pelajaran sejarah karena gurunya yang mengajar dengan semaunya sendiri, saya benci sekali dengan pelajaran itu karena tidak mengerti apa-apa. Namun saya belajar itu dengan membaca sedikit demi sedikit . tapi otak saya seperti tidak mau menerima pelajaran itu, karena tekad saya yang besar untuk bisa pelajaran sejarah saya pun terus membaca nya berulang ulang namun belum ada perubahan. Lalu saya berdoa kepada Tuhan agar dimudahkan dalam belajar dan di beri kelancaran dalam mengerjakan sesuatu. Saya pun mulai membaca buku sejarah lagi dan pada akhirnya saya bisa memahami ituu . ditambah lagi penjelasan dari teman-teman saya yang paham mengenai pembelajaran itu . Jadi pada intinya tidak ada yang tidak dapat dilakukan di dunia ini , semua pasti bisa dengan kemauan. Karena dimana ada kemauan di situ ada jalan.

Jati diri Kita yang Sebenarnya

Alkisah, di tengah samudra yang maha luas, tampaklah ombak besar sedang bergulung-gulung dengan suaranya yang menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa.

Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil bersusah payah mengikuti. Ia terlihat lemah, tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang. Akhirnya, ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi. Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan, mengapa dirinya begitu lebih lemah dan tak berdaya?

Suatu kali, ombak kecil bermaksud mengadu kepada ombak besar. Sambil tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu!”

Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar dengan suara menggelegar hebat.

“Aih.pelankan suaramu. Dengarlah, mengapa engkau bisa begitu besar? Begitu kuat, gagah, dan perkasa? Sementara diriku. ah. begitu kecil, lemah dan tak berdaya. Apa sesungguhnya yang membuat kita begitu berbeda, wahai ombak besar?”

Ombak besar pun menjawab, “Sahabatku, kamu menganggap dirimu sendiri kecil dan tidak berdaya, sementara kamu menganggap aku begitu hebat dan luar biasa, anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu yang sebenarnya, hakikat dirimu snediri”. “Jati diri? Hakikat diri? Kalau jati diriku bukan ombak kecil, lalu aku ini apa?” Tanya ombak kecil, “Tolong jelaskan, aku semakin bingung dan tidak mengerti.”

Ombak besar meneruskan, “Memang di antara kita terasa berbeda tetapi sebenarnya jati diri kita adalah sama, kamu bukan ombak kecil, aku pun juga bukan ombak besar. Ombak besar dan ombak kecil adalah sifat kita yang sementara. Jati diri kita yang sejati sama, kita adalah air. Bila kamu menyadari bahwa kita sama-sama air, maka kamu tidak akan menderita lagi, kamu adalah air, setiap waktu kamu bisa menikmati menjadi ombak besar seperti aku, kuat gagah dan perkasa.”

Mendengar kata-kata bijak sang ombak besar, mendadak timbul kesadaran dalam diri ombak kecil. “Ya, benar, aku bukan ombak kecil. Jati diriku adalah air, tidak perlu aku berkecil hati dan menderita.”

Dan, sejak saat itu, si ombak kecil pun menyadari dan menemukan potensi dirinya yang maha dasyat. Dengan ketekunan dan keuletannya, ia berhasil menemukan cara-cara untuk menjadikan dirinya semakin besar, kuat, dan perkasa, sebagaimana sahabatnya yang dulu dianggapnya besar. Akhirnya, mereka hidup bersama dalam keharmonisan alam. Ada kalanya yang satu lebih besar dan yang lain kecil. Kadang yang satu lebih kuat dan yang lain lemah.
Begitulah, mereka menikmati siklus kehidupan dengan penuh hikmat dan kesadaran.

Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi sulit yang kita hadapi, yang sesungguhnya itu hanyalah pernak-pernik atau tahapan dalam perjalanan kehidupan. Sering kali kita memvonis keadaan itu sebagai suratan takdir, lalu muncullah mitos-mitos: aku tidak beruntung, nasibku jelek, aku orang gagal, dan lebih parah lagi menganggap kondisi tersebut sebagai bentuk “ketidakadilan” Tuhan.

Dengan memahami bahwa jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Karena sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan bukan monopoli orang-orang tertentu, jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses! Kesadaran tentang jati diri bila telah mampu kita temukan, maka di dalam diri kita akan timbul daya dorong dan semangat hidup yang penuh gairah sedahsyat ombak besar di samudra nan luas. Siap menghadapi setiap tantangan dengan mental yang optimis aktif, dan siap mengembangkan potensi terbaik demi menapaki puncak tangga kesuksesan.

“Jati diri kita adalah sama-sama manusia! Tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Jika orang lain bisa sukses, kita pun bisa sukses!”

Kehidupan Jason Pierce

Jason Pierce (lahir 19 November 1965, Rugby, Warwickshire, Inggris), juga dikenal sebagai J. Spaceman atau Spaceman, merupakan musisi Inggris . Dia adalah mantan pemimpin bersama – dengan Peter Kember – dari rock alternatif band Spacemen 3, dan sekarang menjadi pemimpin dan anggota tetap tunggal dari band spiritual.
Yang saya sukai dari dia adalah kisah hidupnya serta tanggal lahirnya sama dengan saya, tetapi beda tahunnya karena saya lebih muda. Pada tahun 1991 ia mengajak bergabung pacarnya Kate Radley ke J.Spaceman sebagai pemain keyboard, namun pada tahun 1997 setelah mereka membuat lagu Ladies & Gentlemen We are floating in space si Kate Radley meninggalkannya dan menikah dengan vokalis The verve Richard Ashcroft. Gimana ga sakit hati tuh , orang udah pacaran lama-lama , eh malah di rebut oleh orang yang lebih senior. Pada tahun 2003 ia mulai mengumpulkan materi untuk albumnya di spiritualized, namun pada pertengahan tahun 2005 ia menderita double pneumonia dan harus menarik nafasnya setiap detik. Penyakit ini menyebabkan paru-parunya terisi air dan mencegah oksigen mencapai darah. Teman-temannya pun seperti John Coxon mengatakan bahwa ia hampir mati dan pasti mati, namun ada keajaiban. Dia berangsur-angsur membaik dan dalam keadaan yang lemah di bangsal itu ia melanjutkan menulis lagu-lagu. Dan akhirnya ia berhasil mengeluarkan album bersama spiritualized yang ia beri judul album A & E .
Yang bikin tambah saya terkagum-kagum adalah 1 album itu dia terinspirasi pada 1 orang cewek yaitu Kate Radley yang telah meninggalkannya , sungguh dahsyat orang yang sedang kritis bisa tetap menulis lagu tentang patah hati dan hanya terinspirasi dari seorang cewek.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cerita Inspirasi

Dimana ada Kemauan Disitu ada Jalan

Dalam hidup adakalanya seorang terbentur dengan suatu masalah. Benturan-benturan itu kadang menghalangi seseorang untuk terus maju dan berjuang. Jangan menyerah, dua kata itu yang sering di lantunkan D’masiv dan orang-orang di sekitar kita. Tapi , dalam beberapa kasus terdapat pula orang yang sudah jenuh mendengar kata-kata itu. Adakalanya seseorang harus melihat bila dia mau berusaha tidak ada hal yang tidak mungkin di lakukan . contohnya teman saya yang ingin belajar main futsal, awalnya dia tidak bisa bermain futsal , kakinya sangat kaku untuk menggiring dan menendang bola. Namun dia memiliki kemauan yang sangat besar dan akhirnya sekarang ia mengikuti suatu klub futsal di daerahnya dan menjadi salah satu pemain inti karena kegigihannya dalam berlatih. Lain lagi pernah saya melihat kegigihan seekor siput untuk menyeberang ke tempat lain, dia memanjangkan badannya berkali kali dia mencoba memanjangkan badannya walaupun kemungkinan berhasilnya sangat kecil namun pada akhirnya dia berhasil juga menyeberangi halangan itu. Saya pun pernah mengalaminya , waktu itu saya sangat tidak menyukai pelajaran sejarah karena gurunya yang mengajar dengan semaunya sendiri, saya benci sekali dengan pelajaran itu karena tidak mengerti apa-apa. Namun saya belajar itu dengan membaca sedikit demi sedikit . tapi otak saya seperti tidak mau menerima pelajaran itu, karena tekad saya yang besar untuk bisa pelajaran sejarah saya pun terus membaca nya berulang ulang namun belum ada perubahan. Lalu saya berdoa kepada Tuhan agar dimudahkan dalam belajar dan di beri kelancaran dalam mengerjakan sesuatu. Saya pun mulai membaca buku sejarah lagi dan pada akhirnya saya bisa memahami ituu . ditambah lagi penjelasan dari teman-teman saya yang paham mengenai pembelajaran itu . Jadi pada intinya tidak ada yang tidak dapat dilakukan di dunia ini , semua pasti bisa dengan kemauan. Karena dimana ada kemauan di situ ada jalan.

Jati diri Kita yang Sebenarnya

Alkisah, di tengah samudra yang maha luas, tampaklah ombak besar sedang bergulung-gulung dengan suaranya yang menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa.

Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil bersusah payah mengikuti. Ia terlihat lemah, tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang. Akhirnya, ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi. Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan, mengapa dirinya begitu lebih lemah dan tak berdaya?

Suatu kali, ombak kecil bermaksud mengadu kepada ombak besar. Sambil tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu!”

Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar dengan suara menggelegar hebat.

“Aih.pelankan suaramu. Dengarlah, mengapa engkau bisa begitu besar? Begitu kuat, gagah, dan perkasa? Sementara diriku. ah. begitu kecil, lemah dan tak berdaya. Apa sesungguhnya yang membuat kita begitu berbeda, wahai ombak besar?”

Ombak besar pun menjawab, “Sahabatku, kamu menganggap dirimu sendiri kecil dan tidak berdaya, sementara kamu menganggap aku begitu hebat dan luar biasa, anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu yang sebenarnya, hakikat dirimu snediri”. “Jati diri? Hakikat diri? Kalau jati diriku bukan ombak kecil, lalu aku ini apa?” Tanya ombak kecil, “Tolong jelaskan, aku semakin bingung dan tidak mengerti.”

Ombak besar meneruskan, “Memang di antara kita terasa berbeda tetapi sebenarnya jati diri kita adalah sama, kamu bukan ombak kecil, aku pun juga bukan ombak besar. Ombak besar dan ombak kecil adalah sifat kita yang sementara. Jati diri kita yang sejati sama, kita adalah air. Bila kamu menyadari bahwa kita sama-sama air, maka kamu tidak akan menderita lagi, kamu adalah air, setiap waktu kamu bisa menikmati menjadi ombak besar seperti aku, kuat gagah dan perkasa.”

Mendengar kata-kata bijak sang ombak besar, mendadak timbul kesadaran dalam diri ombak kecil. “Ya, benar, aku bukan ombak kecil. Jati diriku adalah air, tidak perlu aku berkecil hati dan menderita.”

Dan, sejak saat itu, si ombak kecil pun menyadari dan menemukan potensi dirinya yang maha dasyat. Dengan ketekunan dan keuletannya, ia berhasil menemukan cara-cara untuk menjadikan dirinya semakin besar, kuat, dan perkasa, sebagaimana sahabatnya yang dulu dianggapnya besar. Akhirnya, mereka hidup bersama dalam keharmonisan alam. Ada kalanya yang satu lebih besar dan yang lain kecil. Kadang yang satu lebih kuat dan yang lain lemah.
Begitulah, mereka menikmati siklus kehidupan dengan penuh hikmat dan kesadaran.

Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi sulit yang kita hadapi, yang sesungguhnya itu hanyalah pernak-pernik atau tahapan dalam perjalanan kehidupan. Sering kali kita memvonis keadaan itu sebagai suratan takdir, lalu muncullah mitos-mitos: aku tidak beruntung, nasibku jelek, aku orang gagal, dan lebih parah lagi menganggap kondisi tersebut sebagai bentuk “ketidakadilan” Tuhan.

Dengan memahami bahwa jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Karena sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan bukan monopoli orang-orang tertentu, jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses! Kesadaran tentang jati diri bila telah mampu kita temukan, maka di dalam diri kita akan timbul daya dorong dan semangat hidup yang penuh gairah sedahsyat ombak besar di samudra nan luas. Siap menghadapi setiap tantangan dengan mental yang optimis aktif, dan siap mengembangkan potensi terbaik demi menapaki puncak tangga kesuksesan.

“Jati diri kita adalah sama-sama manusia! Tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Jika orang lain bisa sukses, kita pun bisa sukses!”

Kehidupan Jason Pierce

Jason Pierce (lahir 19 November 1965, Rugby, Warwickshire, Inggris), juga dikenal sebagai J. Spaceman atau Spaceman, merupakan musisi Inggris . Dia adalah mantan pemimpin bersama – dengan Peter Kember – dari rock alternatif band Spacemen 3, dan sekarang menjadi pemimpin dan anggota tetap tunggal dari band spiritual.
Yang saya sukai dari dia adalah kisah hidupnya serta tanggal lahirnya sama dengan saya, tetapi beda tahunnya karena saya lebih muda. Pada tahun 1991 ia mengajak bergabung pacarnya Kate Radley ke J.Spaceman sebagai pemain keyboard, namun pada tahun 1997 setelah mereka membuat lagu Ladies & Gentlemen We are floating in space si Kate Radley meninggalkannya dan menikah dengan vokalis The verve Richard Ashcroft. Gimana ga sakit hati tuh , orang udah pacaran lama-lama , eh malah di rebut oleh orang yang lebih senior. Pada tahun 2003 ia mulai mengumpulkan materi untuk albumnya di spiritualized, namun pada pertengahan tahun 2005 ia menderita double pneumonia dan harus menarik nafasnya setiap detik. Penyakit ini menyebabkan paru-parunya terisi air dan mencegah oksigen mencapai darah. Teman-temannya pun seperti John Coxon mengatakan bahwa ia hampir mati dan pasti mati, namun ada keajaiban. Dia berangsur-angsur membaik dan dalam keadaan yang lemah di bangsal itu ia melanjutkan menulis lagu-lagu. Dan akhirnya ia berhasil mengeluarkan album bersama spiritualized yang ia beri judul album A & E .
Yang bikin tambah saya terkagum-kagum adalah 1 album itu dia terinspirasi pada 1 orang cewek yaitu Kate Radley yang telah meninggalkannya , sungguh dahsyat orang yang sedang kritis bisa tetap menulis lagu tentang patah hati dan hanya terinspirasi dari seorang cewek.

Posted in Uncategorized | Leave a comment